Tampilkan postingan dengan label backlink. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label backlink. Tampilkan semua postingan
Backlink Berkualitas
Unknown
Artikel backlink berkualitas ini merupakan kelanjutan dari Dasar Belajar SEO: Pengertian Backlink.
Membuat backlink dapat diartikan dengan sengaja membangun atau menanam link (tautan) di website lain yang mengarah ke website kita. Backlink ini merupakan link rekayasa untuk keperluan pemilik website. Macam backlink ini relatif mudah dibangun daripada backlink alami yang dibuat oleh pemilik website lain.
Jika hanya sekedar membuat backlink, ini sebuah pekerjaan mudah. Namun untuk membuat backlink berkualitas, perlu sedikit trik atau pengetahuan yang cukup tentang SEO. Mengapa? Backlink berkualitas pada dasarnya adalah untuk SEO dan teknik SEO itu bertujuan untuk mencapai posisi terbaik di halaman website mesin pencari. Dengan memiliki backlink berkualitas merupakan salah satu faktor keberhasilan SEO.
Apakah membuat backlink berkualitas diperlukan?
Untuk saat ini, bagi Google sebagai salah satu web mesin pencari terbesar, backlink masih dianggap penting dan perlu. Backlink dapat sebagai salah satu indikator popularitas sebuah website dan ditunjukkan dengan pengakuan lewat PageRank (PR). Meski bukan satu-satunya penentu SERP Google, PR dibutuhkan untuk melengkapi ranking hasil pencarian Google.
Nah, sebelum melanjutkan membaca tulisan ini, saya garis bawahi terlebih dahulu, artikel Backlink Berkualitas didasarkan dari dan untuk Google. Tapi tidak menutup kemungkinan berlaku juga untuk mesin pencari lain.
Backlink Berkualitas
Awalnya, Google sangat senang dengan website yang berisi edukasi dan yang kaya pengetahuan. Seiring bertambahnya macam-macam konten website, mau tidak mau Google pun mengikuti perkembangan tersebut. Akan tetapi, Google masih memiliki pedoman untuk sebuah website yang dianggap “berkualitas”. Ada beberapa pertanyaan yang akan membantu "masuk ke pola pikir Google" tentang kualitas sebuah website.
Jika sebuah website telah mendapat predikat “berkualitas” oleh Google, maka backlink yang didapat dari website tersebut termasuk backlink berkualitas juga. Beberapa ciri-ciri website berkualitas:
- PageRank (PR) tinggi.
- Trafik kunjungan ramai.
- Banyak dipakai sebagai bahan sumber.
- Berdomain khusus.
Untuk membuat backlink dari website berkualitas di atas, bukan pekerjaan mudah. Agar kualitas tidak menurun, biasanya website tersebut membatasi pembuatan link oleh pihak lain (pengunjung) dan jika pun memperbolehkan, terkadang dipasang rel nofollow yang membuat robot mesin pencari tidak meluncur ke link tujuan.
Mengapa Perlu Membuat Backlink Berkualitas?
Sebut saja Doni dan Badu, mereka bersama membuat sebuah blog. Agar blog mereka dikenal dan masuk ke posisi SERP yang bagus, masing-masing melakukan optimasi dengan mencari backlink. Si Doni menerapkan strategi membuat backlink 30 setiap hari dengan berkomentar di blog, submit ke social bookmark, dll. Si Badu pun tidak tinggal diam, juga membuat backlink, tapi cukup 1 dalam sehari.
Setelah sebulan dan terjadi update PageRank, masing-masing blog dihargai PR 2 oleh Google. Doni protes karena telah mengumpulkan backlink 900 sedangkan Badu Cuma 30, tapi mengapa PR sama dan menganggap Google tidak adil? Google menjawab, “Coba lihat, dari mana backlink berasal?”
Doni membuat backlink tanpa melihat kualitas website, sedangkan Badu membuat backlink berkualitas dengan memperhatikan website yang akan ditanam link. Meskipun membuahkan hasil sama, namun perjuangan Doni membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Sedangkan Badu santai saja.
Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa membuat backlink berkualitas lebih baik dari pada sekedar membuat backlink. Bahkan sekarang Google pun membuat tools untuk menolak backlink tidak berkualitas yaitu Disavow links tools
Banyak blog yang telah membahas masalah backlink, mulai cara membuat atau mencari backlink. Namun saya akan membahas lagi versi blog belajar SEO Kang Andre yang mungkin bisa sama atau berbeda dengan yang lain. Sehubungan panjangnya artikel tentang backlink, anggap saja sebagai pengantar backlink berkualitas dan akan saya sambung lagi ke bagian lain tentang cara mencari backlink berkualitas.
Pengertian Backlink - Belajar SEO
Unknown
Backlink mungkin merupakan istilah yang tidak asing bagi para blogger, terutama untuk yang berminat memperdalam ilmu belajar SEO atau yang serius “ngeblog”. Namun, apakah pengertian Backlink sudah dimengerti?
Pengertian backlink secara dasar adalah link yang diterima atau link masuk. Istilah lain dari backlink adalah inbound link, in links, incoming links (link masuk), dan inward links (link ke dalam). Backlink atau Inbound link awalnya penting sebagai sarana utama navigasi web, namun setelah munculnya situs mesin pencari, backlink lebih signifikan untuk optimasi mesin pencari (SEO).
Sebagai contoh penerapan pengertian backlink untuk saat ini ialah: website (situs) lain membuat atau memberikan link (tautan) ke website kita. Misalnya, website kamu.com membuat sebuah link, entah itu berada di navigasi, artikel, sidebar, dsb yang diarahkan ke website aku.com. Inilah yang dinamakan backlink, yaitu Aku.com mendapatkan link dari kamu.com.
Kebalikan dari backlink adalah outlink atau outbound linkatau link keluar, dimana website kita memberi link untuk website lain. Seperti contoh di atas, kamu.com membuat outbound link ke aku.com.
Jenis Backlink yang ada.
Terlepas dari masalah kualitas, relevansi, jenis Backlink ada dua macam, yaitu:
- Backlink alami (natural)
- Backlink rekayasa (dibuat)
Backlink alami adalah backlink yang tidak kita bangun atau direkayasa oleh kita sendiri, melainkan diciptakan oleh website lain. Backlink ini yang paling bagus dan diharapkan oleh Google. Memang sulit mendapatkan backlink alami, apalagi masih banyak blogger yang melakukan copy paste atau mengutip bahkan mendapat ide tanpa membuat taut balik (backlink) dari sumber. Namun setidaknya dengan membuat konten website yang baik, orisinal dan bermanfaat bagi pengunjung blog, kemungkinan akan mendapat backlink alami dari blogger yang beretika.
Backlink Rekayasa adalah backlink yang sengaja dibangun untuk kepentingan website sendiri. Berbagai cara dapat ditempuh untuk membangun tautan balik ini, seperti Reciprocal Link (tukar link), berkomentar dengan meninggalkan link, submit link ke social bookmark, blog direktori, atau membuat blog dummy. Cara ini lebih mudah sekaligus bisa menimbulkan masalah jika tidak dilakukan dengan perhitungan yang tepat. Bisa dianggap spam yang justru akan merugikan website kita sendiri.
Lantas bagaimana dengan jual beli backlink? Yang pasti untuk mendapatkan backlink ini harus mengeluarkan biaya dan atas kemauan kita. Rasanya cukup jelas jawabannya.
Bagaimana cara mendapatkan backlink berkualitas, cara mengetahui backlink berhasil dibangun, membangun backlink yang tepat sesuai aturan? Kita bahas selanjutnya, ini merupakan dasar belajar seo Pengertian Backlink.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)

